Hadiri Syukuran Masjid Hidayatusholihin di Mun Kahar, Hanubun Harap Dapat Menjadi Sumber Cahaya Umat

Langgur, Malukuexpose.com – Bupati Maluku Tenggara (Malra) Muhammad Thaher Hanubun menghadiri acara syukuran dan penyerahan Masjid Hidayatusholihin Ohoi Mun Kahar, Selasa (24/3/2026).

Acara tersebut juga turut dihadiri Komarudin Watubun bersama keluarga, tokoh agama, tokoh adat dan masyarakat itu.

Dalam kesempatan tersebut, Hanubun mengatakan kehadiran masjid itu menjadi simbol kebersihan hati, persatuan umat, serta semangat membangun kehidupan yang lebih baik.

“Hidayatusholihin memiliki makna yang sangat mendalam, yaitu petunjuk bagi orang-orang saleh,” katanya.

Menurutnya, makna tersebut mengandung harapan besar bahwa masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi sumber cahaya, tempat memperoleh petunjuk, memperkuat iman, serta membentuk pribadi-pribadi yang saleh dan berakhlak mulia di tengah masyarakat.

“Momentum ini menjadi semakin istimewa karena kita masih berada dalam suasana Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. Idul Fitri adalah momentum kembali kepada fitrah, mempererat tali silaturahmi, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, dan kepedulian sosial,” ujarnya.

Dalam adat istiadat Kei Malra, kata dia dikenal nilai luhur Ain Ni Ain, yang berarti kita semua adalah satu. Nilai ini mengajarkan kebersamaan, persatuan, dan gotong royong sebagai fondasi kehidupan masyarakat.

“Pembangunan masjid ini oleh Bapak Komarudin Watubun mencerminkan semangat Ain Ni Ain, di mana kebaikan yang dilakukan untuk satu orang/Keluarga adalah kebaikan untuk kita semua,” ucapnya..

Dalam ajaran Islam, membangun masjid merupakan amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangunkan baginya rumah di surga.” (HR. Bukhari dan Muslim)

“Hadis ini mengingatkan bahwa pembangunan masjid bukan hanya pembangunan fisik semata, tetapi juga investasi akhirat yang luar biasa nilainya. Oleh karena itu, atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Komarudin Watubun atas niat tulus dan kontribusinya dalam membangun masjid ini,” imbuhnya.

“Namun demikian, tanggung jawab Masyarakat tidak berhenti pada pembangunan. Justru tugas besar kita masyarakat adalah menjaga, memelihara, memanfaatkan, dan memakmurkan masjid ini dengan sebaik-baiknya. Jadikan masjid ini sebagai pusat ibadah, pusat pendidikan, pusat pembinaan umat, serta tempat mempererat ukhuwah Islamiyah,” pungkasnya.(M16E)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Silahkan Bagikan :

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *