• Sat. Oct 23rd, 2021

Maluku Expose

Berita Terpercaya Maluku

Cegah Berkurangnya Debit Air, Ini Cara AMGPM Cabang Imanuel Karpan

MALUKUEXPOSE.COM, AMBON – Pengurus Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Cabang Imanuel Karang Panjang (Karpan) melakukan penanaman anakan pohon pala dan cengkeh, di Desa Soya, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Penanaman ini dilakukan, lantaran semakin berkurangnya debit air bersih, menjadi ancaman bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat di Kota Ambon.

Wakil Wali Kota (Wawali) Ambon, Syarif Hadler memberi apresiasi atas inisiatif yang dilakukan pemuda gereja dalam wadah organisasi AMGPM.

“Dengan adanya kegiatan ini, menjadi tanda bahwa AMGPM peka dengan masalah – masalah sosial dan lingkungan yang juga merupakan keterpanggilan selaku umat beragama,” kata Wawali, Minggu (17/1/2021).

Wawali menambahkan, kegiatan penanaman pohon ini penting untuk mengembalikan kawasan–kawasan hijau yang telah hilang, dan berganti menjadi kawasan pemukiman penduduk, akibat keterbatasan lahan yang ada di kota Ambon.

“Banyak kawasan yang dulunya adalah daerah resapan air sudah berubah menjadi pemukiman penduduk. Misalnya, di kawasan Gunung Nona dan daerah STAIN. Pohon juga banyak ditebang untuk keperluan pembangunan rumah,” jelas Wawali.

Wawali berharap, kegiatan ini akan memberi motivasi bagi organisasi kepemudaan lainnya di Kota Ambon untuk turut mengambil bagian dalam upaya pelestarian lingkungan.

“Pemerintah Kota Ambon lewat dinas terkait akan selalu memberikan dukungan untuk kegiatan–kegiatan yang bernilai positif bagi pelestarian lingkungan hidup,” pungkasnya.

Sebelumnya, ketua AMGPM Cabang Imanuel Karpan, Andrew Tiven mengatakan, kegiatan penanaman anakan pohon ini, menjadi jawaban AMGPM terhadap pergumulan masyarakat yang mulai merasakan kesulitan air bersih.

“Untuk itu, kami berinisiatif untuk melakukan penanaman anakan pohon bekerjasama dengan Pemerintah Negeri dan Jemaat Soya,” tandas dia.

Silahkan Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *