Dana Pembangunan Rumah Sakit Pratama MTH di Elat Rp 75 miliar

Malukuexpose.Com-Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Pemkab Malra) membangun Rumah Sakit Pratama Maluku Tenggara Hebat (MTH), di Kecamatan Elat, Kabupaten Malra.

Bupati Malra, M. Thaher Hanubun mengaku, anggaran yang dibutuhkan untuk membangun Rumah Sakit Pratama MTH yakni, sebesar Rp 75 miliar.

“Dengan perincian, Rp 40 miliar untuk pembangunan fisik, dan Rp 35 miliar untuk pengadaan Alat Kesehatan (Alkes),” kata Bupati Thaher kepada wartawan, saat meninjau pembangunan Rumah Sakit Pratama MTH, di Elat, Selasa (10/10/2023).

Rumah Sakit Pratama MTH terdiri dari 13 bangunan, yang dibangun diatas lahan dengan luas hampir 2 hektare, dan lokasinya dekat dengan laut.

Menurut dia, Rumah Sakit Pratama MTH sudah harus selesai dalam 6 bulan. Namun sayangnya, proses pelelangan sedikit terlambat dilakukan, yakni pada bulan Juni 2023, sehingga dalam dua bulan kedepan, proses pembangunannya sudah harus diselesaikan.

Rumah Sakit Pratama MTH ini, lanjut Bupati Thaher, akan dimaksimalkan dan dimanfaatkan dalam rangka pelayanan kesehatan bagi masyarakat, yang berada di Kecamatan Elat dn Kei Besar.

“Ada perjuangan yang panjang untuk pembangunan Rumah Sakit Pratama MTH ini. Kita harus bolak balik ke Jakarta, masuk keluar di Kementerian Kesehatan tanpa mengenal lelah. Alhamdulillah Tuhan Yang Maha Kuasa membalas kelelahan kita, dengan Kemenkes memberi izin untuk membangun ruma sakit ini,” beber dia.

Lebih lanjut Bupati Thaher mengaku, tujuan pembangunan Rumah Sakit Pratama MTH ini, agar masyarakat tidak perlu lagi di rujuk ke Kota Langgur.

“Masalahnya kalau hari ini kita lihat di laut ini ombaknya tenang, tapi pada musim-musim tertentu, angin kencang dan ombak yang tinggi, maka orang tidak akan mungkin ke Langgur. Kalau dirujuk sampai ke Langgur mungkin pasiennya sudah koma,” ujar Bupati.

Selain dibangun rumah sakit, lanjut dia, pihaknya juga membangun puskesmas di lima kecamatan di Kei Besar. Ini dimaksudkan, untuk menjawab pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Malra.

Menurut Bupati, pihaknya diuntungkan dengan adanya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 Tahun 2017, dimana Malra ditetapkan sebagai pulau terluar, dan Perpres Nomor 18 tahun 2020, yang mana Malra ditetapkan sebagai lokasi prioritas Indonesia, untuk pulau terluar.

“Karena itulah, maka Kabupaten Malra diberikan kemudahan, untuk mendapatkan rumah sakit ini. Dan dalam kesempatan ini saya atas nama pemerintah daerah menyampaikan banyak terima kasih kepada pemerintah pusat, dan dukungan Gubernur Maluku tentu dengan rekomendasi yang diberikan, akhirnya saya bawa ke Jakarta dan alhamdulillah kami bisa mendapatkan rumah sakit yang layak,” tandas Bupati.(Al)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Silahkan Bagikan :

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *