Dua Tersangka Kasus Narkoba Dibekuk Satresnarkoba Polres Kepulauan Tanimbar

MALUKUEXPOSE.COM,SAUMLAKI-Dua tersangka kasus narkotika jenis sabu ditangkap Anggota Satresnarkoba Polres Kepulauan tanimbar. Dua tersangka yang menggunakan modus mencari nafka di Kabupaten Kepulauan Tanimbar tersebut akhirnya di berkuk Pada hari Jumat, (27/1) dan Sabtu (28/1)

Kepada media ini saat Konfrensi pers Kapolres Kepulauan Tanimbar, AKBP Umar Wijaya saat didampingi Kasat Narkoba AKP Idris Mukadar dan Kasi Humas Iptu O Batlajery, Senin (30/1) bertempat di ruang Vicon Polres setempat akhirnya membeberkan modus kedua pelaku.

“Pada kesempatan ini kami menyampaikan Konferensi pers terkait kasus tindak pidana narkotika, adapun dari kasus ini, kita dapat amankan dua orang tersangka. Dimana pertama kali kita berhasil mengungkap tersangka dengan inisial YB, pada hari Jumat 27 Januari 2023 pukul 09:30 Wit. Dimana yang bersangkutan bersama seseorang yang dimana kita akan jadikan sebagai saksi yang dimana saksi tersebut diminta untuk menjemput narkotika tersebut. informasi awalnya narkoba tersebut di gunakan sedikit dan sisanya di edarkan (dijual) di wilayah kepulauan Tanimbar.

Kemudian dari yang bersangkutan kita amankan satu paket (1 Ji) dan satu plastik kecil yg biasa di gunakan untuk paketan narkotika tersebut Dengan berat 1,5 gram (bruto), plastik klip 100 buah, 1 buah dompet, 1 buah kaca, uang tunai 2 juta rupiah (pecahan 100rbu), satu pasang sepatu hitam (merk Delmora) ukuran 41.

Dimana sepatu tersebut digunakan sebagai tempat penyimpanan narkotika tersebut. Kemudian 1 buah Hand phone merk Realmi C15 warna biru dan 1 buah dos sepatu.

Dari situ kemudian tersangka kita bawah ke polres tepatnya ke Satuan Narkoba untuk lakukan pemeriksaan. Dari situ kita berhasil mengungkap dari YB bahwa ada rekannya yang memesan barang yang sama pula (Narkotika). Sehingga tepatnya hari Sabtu, 28 Januari 2023 terungkap lagi dengan modus yang sama deng cara di selipkan/disimpan didalam sepatu dengan jumlah yang banyak yaitu dua paket yang berisikan Narkotika golongan I yang diduga sabu-sabu, Dengan berat total dari kedua paket tersebut 2,03 gram, 20 plastik berukuran kecil, 1 buah botol plastik bekas (merk Aqua) yang sudah di persiapkan untuk memakai narkotika tersebut, Dengan tersangka inisial ETW. Ditemukan juga 1 pasang sepatu hitam merk Delmora, 1 buah dos sepatu, 1 buah hp merk Oppo A54 warna hitam.

Berdasarkan dari pemeriksaan, barang bukti serta saksi yang ada maka patut diduga kuat kepada kedua tersangka ini di kenakan pasal yang sama yaitu, Pasal 114 dan Pasal 112 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. berdasarkan hasil pemeriksaan kemudian barang bukti yang ada saksi yang ada maka patut diduga kuat kedua tersangka ini dikenakan pasal yang sama yaitu pasal 114 dan pasal 112 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dalam hal ini yaitu melawan hukum untuk dijual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan 1 dan memiliki dan menyimpan dan atau masih menyimpan narkotika golongan 1 bukan tanaman sebagaimana dalam pasal 114 dan 112 undang-undang 35 tahun 1999 tentang narkotika.” Ungkap Kapolres

Sementara itu kasat narkoba, saat menjawab pertanyaan Awak media terkait hubungan tersangka dan pihak lain yang diduga merupakan sindikat menjelaskan bahwa pihaknya semntara menelusuri lingkaran tersebut namun sampai saat ini belum dapat dipastikan.

“barang yang diciptakan pasti ada pemiliknya dan ini bukan pertama kali dan mungkin ini baru pertama kali ditemukan tapi yang jelas ada, pasti kita akan telusuri jaringan tersebut. Kedua tersangka ini orang luar tanimbar, status tersangka ini mereka sementara mencari nafkah di sini” ujar Kasat Narkoba

Dilanjutkan Kapolres terkait kegagalan dalam praperadilan pada kasus narkoba sebelumnya ialah pihaknya tetap bekerja berdasarkan SOP dan segala tuntutan baik kekerasan terhadap pelaku ditiadakan.

“tentu saja kita sesuai dengan ketentuan sop yang ada, setiap kegiatan kita pasti lengkapi dengan seluruh administrasi penyelidikan, kalau kemarin kan ketika melakukan kegiatan karena ada kekerasan yang dilakukan oleh tim penyidik sehingga memang kalah di praperadilan. kalau yang ini kita secara profesional tidak melakukan tindakan kekerasan tinggal kita undang rt-nya dan ada barang buktinya.

untuk pengirimannya dari bandara atau dari pelabuhan masih penyelidikan dan kita belum bisa ungkap sekarang karena kita masih dalam proses pengembangan lagi untuk tindakan berikutnya. kalau kita sampaikan sekarang ini nanti terbaca ke mana-mana.

Informasinya memang Kecamatan tanimbar utara merupakan pintu masuk, nah terkait dengan pengamanan ini tentunya kita tetap memberdayakan personil kita yang ada yang di Polsek Dan kita saat ini melalui kasat narkoba bersama anggotanya tetap untuk mengantisipasi itu. kalau sudah ada indikasi atau informasi kita akan monitor ke sana nanti kalau kita stand by di sana di sini bolong. Alangkah eloknya kita tinggal bermain berdasarkan kecepatan informasi yang ada” Tandas Kapolres.(SY)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Silahkan Bagikan :

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *