Fokus Cegah Stunting, Ketua Pembina Posyandu Kota Ambon Dorong Kader Aktif Jangkau Balita

Anbon, Malukuexpose.com – Dalam upaya serius menekan angka stunting di Kota Ambon, Ketua Pembina Posyandu Kota Ambon, Lisa Wattimena, turun langsung melakukan pembinaan ke sejumlah Posyandu pada awal April 2026.

Fokus utama kunjungan ini adalah penguatan peran kader dalam melakukan pemantauan tumbuh kembang balita secara aktif.

​Kunjungan yang menyambangi Posyandu Sinar Kasih di kawasan Air Putri (Lorong SD Negeri 78 Ambon) dan Posyandu Merpati di kawasan Kuda Mati ini menjadi momentum bagi Lisa untuk menekankan pentingnya responsivitas kader di lapangan.

​”Balita adalah generasi masa depan, jadi harus dipastikan tumbuh kembangnya optimal. Kader harus aktif mengedukasi orang tua, jangan hanya menunggu di Posyandu, tetapi juga harus proaktif turun menjangkau sasaran,” ujar Lisa di sela-sela kunjungannya, Kamis (02/04/26).

Dirinya secara khusus memberikan arahan agar kader tidak lengah dalam melakukan pemantauan berkala. Hal ini meliputi penimbangan rutin, pengukuran tinggi badan, hingga pemantauan status gizi sebagai langkah preventif paling dini terhadap stunting.

Selain itu, kader diminta memastikan setiap anak mendapatkan imunisasi dasar lengkap dan vitamin sesuai jadwal.

​Menurutnya, keberhasilan pencegahan stunting sangat bergantung pada pola asuh orang tua dan asupan gizi yang seimbang.

Oleh karena itu, kader dituntut untuk mampu menjadi komunikator yang handal dalam memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya nutrisi bagi balita.

​Dalam kunjungannya, dirinya juga menggarisbawahi pentingnya penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Posyandu.

Keenam indikator tersebut yang mencakup layanan bagi ibu hamil, ibu bersalin, bayi baru lahir, balita, usia sekolah, hingga lansi harus berjalan beriringan untuk menciptakan ekosistem kesehatan masyarakat yang berkualitas.

​”Posyandu harus menjadi ruang komunikasi yang terbuka. Jika ada masukan, keluhan, atau kebutuhan layanan, kader diharapkan menjadi penghubung yang cepat antara masyarakat dan pemerintah,” tambahnya.

​Melalui sinergi antara peran aktif kader di lapangan dan pemenuhan SPM yang optimal, Pemerintah Kota Ambon optimis dapat terus menekan prevalensi stunting sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh. (M13E)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Silahkan Bagikan :

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *