Jaksa Periksa 35 Orang Kasus Tipikor SPPD BPKAD KKT Rp.9 Miliar

MALUKUEXPOSE.COM,SAUMLAKI-Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Saumlaki Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) melakukan pemeriksaan terhadap 35 orang, terkait kasus tindak pidana korupsi surat perintah perjalanan Dinas (SPPD) pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) KKT thn 2020 yg merugikan Negara sebesar 6,6 milyar lebih dari total anggaran SPPD Rp 9 Muliar tersebut,

Hasil pemeriksaan 35 orang Kasus Tipikor
SPPD BPKAD KKT Rp.9 Miliar 2020, ada beberapa saksi mengaku, anggaran yang kelolah sebesar Rp.1 Miliar hanya di kelolah lima ratus juta rupiah saja, tetapi diperintahkan untuk membuat pertanggung jawabkan Rp 1 milyar
dalam laporan pertanggung jawabkan tersebut.

“Jadi di duga dari lima bidang yg berada pada Dinas BPKAD cuma kelola lima ratus juta, sehingga masih tertinggal Rp. 2,5 yang mengalir entah ke mana,”ungkapnya.

Kajari KKT Dedi Wahyudi melalui Kasi Intelnya Kajari Agung Nugroho menyatakan, puluhan saksi di periksa tim penyidik Kajari KKT untuk melengkapi berkas perkara dari enam tersangka, yakni JB Kepala BPKAD, MTB, sekretaris BPKAD, Bendahara YO, Kabit Akuntansi dan pelaporan LM, Kabit pengeluaran KS, serta kabit Aset EL

Menurutnya, Progres kasus SPPD fiftif tetap berjalan karena tim penyidik tetap melakukan pengembangan lebih khusus aliran dana 2,5 ini dari Rp 9 miliar ini lari kemana,

Olehnya dia mengaku, pihak Kejaksaan masih menunggu itikad baik dari ke enam tersangka, untuk mengembalikan kerugian Negara tersebut,

“Kendati kerugian negara sudah di kembalikan, tapi proses hukum tetap berjalan. Namun, pengembalian uang negara ini bisa menjadi pertimbangan yg bisa meringankan para tersangka di pengadilan nanti,”tandas Agung.(SP)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Silahkan Bagikan :

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *