Kejaksaan Negeri KKT Tetapkan 6 Tersangka Tipikor SPPD Fiktif BPKAD

MALUKUEXPOSE.COM,SAUMLAKI-Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) akhirnya lakukan Penetapan Tersangka Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dalam kasus penyalahgunaan keuangan negara Penggunaan Anggaran Perjalanan Dinas pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar T.A. 2020

Demikian disampaikan  Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Tanimbar, Gunawan Sumarsono dalam press Confrens di Kantor Kejaksaan Negeri Setempat, Kamis (2/2)

Pasalnya,  berdasarkan alat bukti maka pihaknya menetapkan 6 orang tersangka mulai dari Kepala BPKAD hingga bendahara dan beberapa Kepala Bidang pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dengan total kerugian negara sebesar Enam Miliar Enam Ratus Delapan Puluh Dua Juta Tujuh Puluh Dua Ribu Empat Ratus Dua Rupiah.

“Pada hari ini, Kamis tanggal 02 Februari 2023 pukul 13.00 WIT bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepulauan Tanimbar telah dilaksanakan Penetapan Tersangka Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Penggunaan Anggaran Perjalanan Dinas pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar Tahun Anggaran 2020.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepulauan Tanimbar menetapkan 6 orang tersangka berinisial yakni JB, S.Sos selaku Kepala BPKAD Tahun Anggaran 2020, MGB, S.E. selaku Sekretaris BPKAD Tahun Anggaran 2020, KYO, S.Kom selaku Kabid Perbendaharaan BPKAD Tahun Anggaran 2020, LM, S.E., M.Acc. selaku Kabid Akuntansi dan Pelaporan BPKAD Tahun Anggaran 2020, LEL, S.E., M.Ec.Dev., M.Si. selaku Kabid Aset BPKAD Tahun Anggaran 2020; dan KS, S.E. selaku Bendahara Pengeluaran BPKAD Tahun Anggaran 2020.

dengan nilai Kerugian Keuangan Negara berdasarkan Laporan Hasil Audit Perhitungan Kerugian Keuangan Negara/Daerah oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar terhadap Dugaan Penyalahgunaan Keuangan Negara/Daerah dalam penggunaan anggaran perjalanan dinas pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar TA. 2020 Nomor : 700/LAK-01/I/2023 tanggal 11 Januari 2023 sebesar Rp 6.682.072.402,00 (Enam Miliar Enam Ratus Delapan Puluh Dua Juta Tujuh Puluh Dua Ribu Empat Ratus Dua Rupiah)

Terhadap penetapan tersebut dapat kami sampaikan bahwa keenam tersangka di tetapkan dengan Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 ayat (1), (2) dan (3) Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUHPidana.

Subsidair : Pasal 3 jo Pasal 18 ayat (1), (2) dan (3) Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.” ungkap Gunawan Sumarsono dalam Konfresnsi Pers

Lebih lanjut Jelas Sumarsono, Penetapan Tersangka JB, MGB, KYO, LM, LEL dan KS adalah sebagai kelanjutan dari Tindakan penyidikan yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepulauan Tanimbar, terhadap perkara ini, berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepulauan Tanimbar Nomor PRINT-08/Q.1.13/Fd.2/06/2022 Tanggal 06 Juni 2022 dimana dari hasil penyidikan tersebut telah diperoleh bukti permulaan yang cukup untuk melakukan penetapan tersangka.

• Tersangka JB, S.Sos ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor B-195/Q.1.13/Fd.2/02/2023;
• Tersangka MGB, S.E. ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor B-197/Q.1.13/Fd.2/02/2023;
• Tersangka KYO, S.Kom ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor B-198/Q.1.13/Fd.2/02/2023;
• Tersangka LEL, S.E., M.Ec.Dev., M.Si. ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor B-199/Q.1.13/Fd.2/02/2023;
• Tersangka LM, S.E., M.Acc. ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor B-200/Q.1.13/Fd.2/02/2023;
• Tersangka KS, S.E. ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor B-196/Q.1.13/Fd.2/02/2023.

Terkait penahanan dan penyitaaan jelas Kajari, bahwa masih akan di lakukan pengembangan.

“ Terhadap harta bergerak maupun lainya kita akan lakukan pengembangan lebih lanjut dan ke enam tersangka pun belum kami tahan karena ada hal lainya yang perlu kami dalam,”tandas Sumarsono.(SY)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Silahkan Bagikan :

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *