Ketua APMA Akan di Polisikan 

MALUKUEXPOSE.COM- Ketua Asosiasi Pedagang Mardika Ambon (APMA) Alham Valleo akan dipolisikan karena sudah menjadi mafia dalam mengitimidasi hak-hak Pedagang.

Hal ini dikatakannya Ketua PMII Cabang Ambon Marwan Titahelu di dalam orasinya pada jam 11.00 WIT saat PMII dan Para pedagang Terminal Mardikan Ambon mengunjungi Balai Kota Ambon untuk kedua kalinya. Rabu (08/03/23)

Menurutnya, organisasi APMA hanyalah penguyuban, tetapi tindakan-tindakan yang dilakukan organisasi ini, sudah melebihi otoritas Pemerintah, khususnya Pemerintah Kota Ambon yang mestinya punya kewenangan penuh dalam mengelola Pasar dan Terminal di kota ini.

“Organisasi APMA bertindak lebih dari otoritas pemerintah. Oleh karena itu harus dihentikan. Ketua APMA itu penjahat, organisasinya harus dibubarkan, jika tidak, maka hak-hak pedagang akan dirampas,”tegasnya.

Bayangkan saja, Rp. 9 juga, jika dikalikan dengan 300 lebih pedagang, ada sekitar Rp. 3 miliar keuntungan yang dirampas dari pedagang yang notabennya adalah warga Kota Ambon.

Untuk itu, Pemerintah Kota harus mengambil alih pengelolaan Pasar dan Terminal tanpa ada pihak ketiga, karena dengan adanya pihak ketiga, apalagi seperti APMA, itu sangat merugikan pedagang kecil.

“Pj. Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, harus melihat ini,” ujarnya

Lanjutnya, PMII juga mengajak Wattimena untuk bisa bicara
mencari solusi yang baik bagi pedagang.

“Kalau Pj. Walikota tidak melihat ini, maka akan ada “pemerkosaan” hak-hak pedagang, dan kami, akan terua bersama pedagang, melakukan aksi ini dan meminta agar organisasi ini dibubarkan. Organisasi ini bekerja sudah melebihi dari wewenang pemerintah. Organisasi ini tidak punya asas apapun dalam berorganisasi,” cetusnya.

Dalam aksi hingga pukul 13.00 WIT, baru terlihat Pj. Walikota tiba di Balai Kota usai mengikuti rapat di Kantor Gubernur Maluku.

*Demo PMII Ambon dan Pedagang Mardika*

Adapun tuntutan PMII terhadap Pemerintah Kota Ambon dalam aksi jilid II itu:
1. Kami PMIl kota ambon dan pedagang kaki lima pasar mardika mendukung pemerintah Kota Ambon dalam hal ini Pejabat Walikota Ambon untuk segera membekukan organisasi
APMA karena dinali gagal dalam mengakomodir kepentingan pedagang kaki lima di pasar mardika kota ambon serta menjadi biang kerok dari persoalan yang terjadi di pasar mardika Kota Ambon.

2. Mendesak pemerintah kota Ambon utnuk segera mengusut tuntas pembangunan illegal di
areal terminal Blok A1 dan A2.

3. Kami meminta dengan hornat kepada pemerintah kota ambon untuk mengusut tuntastindakan pungli yang di lalukakan orang-orang yang tidak bertanggug jawab dengan uang sampah berkarcis.

4. Meminta pemerintah kota ambon untuk membongkar lapak-lapak yang telah dibangunsecara illegal di areal terminal A1 dan A2.

5. Mendukung pemerintah kota ambon untuk mengambil alih pengelolaan pasar mardika sesuai fungsi dan kewenangan pemkot aset pemerintah. dan harus di kelola sebaik-baik mungkin demi keberlangsungan pedagang.

6. Meminta kepada pemerintah kota ambon untuk memberikan solusi terkait dengan lapakyang telah di bongkar secara sepihak. Serta memintah kepastian serta jaminan untuk kelangsungan nasib para pedagang kaki lima pasar mardika.

7. Pergerakan mahasiswa islam indonesia (PMII) kota ambon bersama parah pedagang kaki lima Pasar mardika siap melaporkan saudara Alham Valeo yang merupakan dalang di balik semua persoalan pasar mardika.

8. Mendesak kepada pemerintah Kota Ambon agar konsisten dalam menyikapi menentukan nasib tiga ratusan PKL di Mardika yang lapaknya dibong kar atas project perusahaan Mitra Provinsi Maluku.

9. PMIl cabang Ambon mendesak percepatan langkah pemkot karena berkaitan dengan hidup ratusan pedagang yang akan menghadapi bulan ramadhan. (**)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Silahkan Bagikan :

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *