Oratmangun, Kordinstor PWI Tanimbar Segera Polisikan Pimred Tanimbar News

MALUKUEXPOSE.COM,SAUMLAKI-Karateker Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Maluku Etus Oratmangun   memerintahkan Kordinator PWI Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) Ever Janson Batlajery segera melaporkan Pimpinan Redaksi media lokal Tanimbar News Melkianus Samangun, ke Polres  karena diduga telah melakukan tindak pidana  pencemaran nama baik, menyebarkan berita bohong, dan dugaan pelanggaran UU ITE.

“Langkah yang kami ambil dengan melaporlan secara resmi Saodara  Melkias ini, karena yang bersangkutan telah menyerang profesi jurnalis dengan melontarkan fitnahan keji dan marwah organisasi pers. Sangat disayangkan,  apalagi dirinya adalah seorang Pimpinan Media,  Biarlah hukum yang akan mengadili substansi pelaporan kami,” tandas Ever yang didampingi Sekretaris Djefri Rangalin, di kantor Mapolres KKT. (11/5).

Ever bahkan menyarankan saodara Melkias agar lebih banyak belajar dan membaca buku mengenai kerja jurnalis. Jangan asal berkoar di media sosial, yang makin menunjukan kualitas diri  dan tingkat pemahaman dia.

“Saodara Melkias kan sarankan kepada Aparat Penegak Hukum agar memproses wartawan Tanimbar yang suka melakukan pemerasan mengatasnamakan organisasi. Jadi mari kita pembuktian hukum sajalah. Jangan-jangan nanti celotehan dia itu, akhirnya membuka tabir kebusukan dirinya serta merugikan teman-teman dia sendiri atas sebuah kata PEMERASAN. Kita lihat sajalah, sampai sejauh mana Melkianus  bisa bertahan,” ujar Ever tersenyum.

Olehnya dia mengaku, Saodara Melkianus telah menghina organisasi pers terbesar di Indonesia ini dengan mempertanyakan legalitas keabsahan kepengurusan PWI di KKT. Padahal, penunjukan Koordinator PWI KKT itu dikeluarkan secara sah dengan Surat Keputusan (SK) PWI Provinsi Maluku.

“Melkianus itu siapa? Dia bukan bagian dari PWI, tetapi lancang sekali bacot dia mempertanyakan legalitas PWI. Nah hal ini perlu di luruskan agar jangan masyarakat menilai bahwa keseluruhan wartawan yang ada di Tanimbar merupakan anggota PWI,” tegas Ever.

Ditambahkan, Pada prinsipnya, saodara Melkianus harus mampu mempertangungjawabkan setiap kata yang dia lontarkan di medai sosial dan mampu membuktikannya.

Menanggapi laporan polisi yang dilayangkan Melkianus kepada PWI KKT maupun dirinya selaku Koordinator, Ever katakan, pihaknya tidak gentar sedikitpun terhadap laporan dimaksud.

Pasalnya, jika membaca isi laporan dia tentang pencemaran nama baik, disitu menyebutkan bahwa dilakukan dalam pemberitaan media. Artinya, kapasitas Melkias sebagai wartawan yang notabenehya adalah pimpinan redaksi, kok tidak memahami tentang jurnalistik.

“Makanya tadi diawal saya bilang, Melkias harus banyak baca dan belajar, biar tak ada selintingan kalau ‘katanya wartawan tua kok pikirannya lemah’,” sindir Ever. (**)

Silahkan Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *