Pemda KKT Belum Terima Surat Penetapan Tersangka 6 ASN BPKAD

MALUKUEXPOSE.COM,SAUMLAKI-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) Ruben Moriolkossu, mengaku kalau pemerintah daerah (Pemda) belum menerima surat penetapan tersangka 6 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) atas kasus korupsi angaran perjalanan dinas senilai Rp9 milyar.

Menurut Sekda, jika pihaknya telah menerima surat penetapan tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat, maka akan ditindalanjuti sesuai mekanisme yang ada.

“Kita belum terima penetapan itu, kalau sudah dapat, selanjutnya kita ambil langkah,” tandasnya kepada media ini di ruang kerjanya, Senin (6/2).

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) KKT Gunawan Sumarsono, yang dikonfimasi mengakui kalau pihaknya memang belum mengirimkan surat pemberitahuan penetapan tersangka terhadap 6 orang ASN BPKAD yakni Kepala BPKAD Jonas Batlayeri, mantan Sekretaris BPKAD Maria Goreti Batlayeri (kini jabat Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), Yoan Oratmangun selaku Kabid Perbendaharaan BPKAD Tahun Anggaran 2020, Liberata Malirmasele selaku Kabid Akuntansi dan Pelaporan BPKAD Tahun Anggaran 2020, Erwin Laiyan selaku Kabid Aset BPKAD Tahun Anggaran 2020, dan
Kristina Sermatang selaku Bendahara Pengeluaran BPKAD Tahun Anggaran 2020.

“Suratnya kita berikan kalau ada permintaan dari Pemda. Karena asas praduga tidak bersalah. Kalaupun nanti surat diberikan, bila kita lakukan tindakan penahanan. Itupun surat pemberitahuan tentang tindakan penahanan kepada mereka,” jelas Kajari Gunawan. (Sy)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Silahkan Bagikan :

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *