Reses Dapil Sirimau I, Nikijuluw Serap Aspirasi UMKM hingga Infrastruktur

0
27902-299kb
Silahkan Bagikan :

Ambon, Malukuexpose.com — Persoalan krusial yang dihadapi masyarakat kembali mengemuka dalam agenda reses Anggota DPRD Kota Ambon dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sirimau I, Lucky Leonard Upulatu Nikijuluw, yang berlangsung sejak 28 Agustus hingga 2 September 2026.

​Kegiatan reses masa sidang III tahun persidangan 2025–2026 ini menyasar sejumlah wilayah strategis di Kecamatan Sirimau, meliputi Kelurahan Honipopu, Karpan, hingga Negeri Soya.

Agenda tahunan tersebut dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai keluhan serta kebutuhan mendasar di lingkungan mereka secara langsung.

​Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Ambon itu menjaring aspirasi dari berbagai elemen.

Selain jajaran kader, simpatisan partai, pengurus ranting dan anak ranting Negeri Soya, serta PAC Kecamatan Sirimau, forum ini turut dihadiri kelompok perempuan PDI Perjuangan, warga Beilohy Amalatu cabang Tiberias, hingga masyarakat umum Kota Ambon.

Sektor pekerja lapangan seperti pengemudi ojek, sopir angkutan, dan pemilik kios lokal juga dilibatkan aktif.

​Salah satu fokus utama yang disuarakan warga Kelurahan Honipopu adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Warga berharap, adanya intervensi pemerintah kota berupa bantuan sarana etalase untuk menunjang keberlangsungan usaha kecil mereka.

​Tak hanya sektor ekonomi, pemenuhan infrastruktur dasar juga mendominasi daftar aduan.

Masyarakat mendesak perbaikan saluran drainase, penerangan jalan umum (PJU), perbaikan jalan setapak, hingga pengadaan fasilitas bak penampungan air bersih.

​Selain itu, persoalan pengelolaan sampah yang sering mengalami keterlambatan penanganan menjadi perhatian serius warga yang meminta solusi konkret dari Pemkot Ambon.

​Menanggapi rentetan aspirasi tersebut, Lucky Upulatu Nikijuluw menegaskan bahwa seluruh masukan yang terhimpun akan menjadi catatan kritis untuk diperjuangkan dalam forum legislatif.

​“Apa yang disampaikan masyarakat menjadi catatan penting bagi kami. Seluruh aspirasi ini akan kami bawa dan perjuangkan sesuai dengan kewenangan DPRD serta menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah,” ujar Nikijuluw.

​Politisi senior yang telah menjabat selama tiga periode di DPRD Kota Ambon ini menambahkan, keterbatasan infrastruktur dan dukungan modal usaha menunjukkan masih banyaknya kebutuhan primer warga yang membutuhkan penanganan cepat.

​“Bukan hanya persoalan UMKM, tetapi drainase, lampu jalan, jalan setapak, pemenuhan air bersih, hingga penanganan sampah. Semua aspirasi ini kami inventarisasi untuk ditindaklanjuti secara berjenjang,” tegasnya.

Dirinya juga menekankan, bahwa reses bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen vital bagi wakil rakyat untuk memotret kondisi riil di lapangan.

Dan berkomitmen mengawal seluruh aspirasi agar masuk dalam formulasi kebijakan pembangunan skala prioritas Pemkot Ambon.

​“Harapan kami, aspirasi ini tidak berhenti di forum reses saja, melainkan terus dikawal hingga benar-benar menyentuh dan menjawab kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (M13E)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *