Tak Ada Kompromi, Wali Kota: Lapak Yang Menyalahi Aturan, Tetap Bongkar!

Ambon, Malukuexpose.com – Sikap tegas tanpa kompromi ditunjukkan Pemerintah Kota Ambon terhadap pengembang yang nakal, Pembangunan lapak di Kawasan Batu Merah yang nekat memakan badan jalan oleh CV. Alive to Madale dipastikan akan segera berakhir tragis di tangan aparat penegak Perda.

​Proyek tersebut dinilai secara kasat mata telah menabrak aturan Analisis Mengenai Dampak Lalu Lintas (Amdalalin) dan merampas hak-hak pengguna jalan.

Menyikapi pelanggaran fatal ini, Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, langsung mengambil langkah represif dengan menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan pembongkaran paksa.

​”Makanya tadi sudah perintah Satpol PP, tadi sudah dilakukan rapat dengan Pj. Sekkot Ambon dengan semua pihak yang terkait,” tegas Wali Kota kepada wartawan, Senin (15/06/2026).

​Tindakan CV. Alive to Madale yang membangun lapak darurat hingga menjorok ke tengah jalan publik memicu kecaman luas.

Pihak pengembang dinilai egois dan hanya mengejar keuntungan finansial dengan mengorbankan ketertiban umum serta keselamatan berlalu lintas di kawasan padat Batu Merah.

​Wali Kota menegaskan, tidak ada ruang negosiasi atau pembelaan diri bagi pihak-pihak yang secara sengaja mengabaikan regulasi tata ruang kota.

​”Intinya kalau sudah di tengah jalan bongkar kasih rata dan tidak ada cerita,” cetus Wattimena.

​Pemerintah Kota Ambon juga memperingatkan manajemen CV. Alive to Madale agar tidak mencoba melakukan manuver atau mencari dalih hukum untuk menyelamatkan bangunan bermasalah tersebut.

Selama fisik bangunan tersebut melanggar aturan, maka eksekusi mati berupa pembongkaran adalah harga mati.

​”Intinya tidak ada alasan untuk pengembang mencari alasan. Selagi menyalahi aturan, harus tetap bongkar,” pungkas Wali Kota. (M13E)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Silahkan Bagikan :

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *