Ambon, Malukuexpose.com – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Yapono Kota Ambon kembali menunjukkan kinerja gemilang dengan berhasil melesat ke top 5 Besar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Air Minum dengan tingkat kesehatan terbaik se-Provinsi Maluku Tahun 2024.
Yang dimana, Perumdam Maren Kota Tual (2,88), Perumdam Tirta Yapono Kota Ambon (2,86), Perumdam Tirta Nusa Ina Kab. Malteng (2,84), Perumdam Tirta Evav Sejahtera Kab. Malra (2,84) dan Perumdam Tirta Kalwedo (2,84).
Pencapaian ini dijelaskan dalam Rakerda Persatuan Perusahaan Air Minum Maluku, yang didelegasikan, Kamis (30/10/25) di Ballroom Hotel Santika, Kota Ambon
Hal ini pun disikapi Plt. Perumdam Tirta Yapono, Ir. Pieter Saimima bahwa hari ini Perumda Tirta Yapono Kota Ambon mencetak sejarah baru dengan meraih Opini Sehat dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan berhasil mencatat laba untuk pertama kalinya sejak didirikan pada tahun 1976.
Keberhasilan luar biasa ini disebut sebagai buah dari dukungan penuh Pemerintah Kota Ambon, khususnya Walikota yang memberikan perhatian serius terhadap akses air bersih bagi masyarakat.
“Penghargaan ini yang pertama sekali, karena mendapat dukungan yang luar biasa dari pemerintah kota dalam hal ini Bapak Walikota yang mempunyai perhatian yang luar biasa untuk bagaimana masyarakat kota ini harus mendapat akses air bersih sesuai kebutuhan,” ungkap perwakilan Perumda Tirta Yapono.
Dan hari ini, dilanjutkannya Perumdam Tirta Yapono mencatatkan persentase tingkat kesehatan sebesar 2,86. Angka ini menempatkan Perumdam Tirta Yapono dalam kategori perusahaan Sehat, di tengah tantangan pelayanan air bersih yang kompleks.
Dan Penurunan Drastis Non-Revenue Water (NRW), Salah satu kunci utama dalam penilaian sehat BPKP adalah kemampuan Perumda menekan tingkat Kehilangan Air (Non-Revenue Water/NRW). Saat awal kepemimpinan baru, tingkat kehilangan air Perumda Tirta Yapono berada di angka 66%.
Melalui kerja keras dan perbaikan jaringan yang masif, termasuk penggantian pipanisasi sepanjang kurang lebih 15.000 meter (15 km), Perumda berhasil menekan NRW secara drastis. Hingga penilaian terakhir, NRW telah turun hingga 24%, jauh di bawah rata-rata ketentuan kementerian.
“Kami berharap untuk tahun buku 2025 ini NRW bisa ditekan lagi, kalau dapat dia di bawah 20%,” tambahnya.
“Dari 66% itu kita bisa lakukan perbaikan pipanisasi sampai pada tahun buku yang dinilai dari 2024 itu kita sudah ada pada kehilangan air 24%. Jadi sudah di bawah rata-rata ketentuan daripada kementerian. Oleh karena itu lalu kita diberikan penilaian sehat,” jelasnya.
Keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen Perumdam Tirta Yapono untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kota Ambon yang menjadi 17 program prioritas, sambil memastikan tata kelola perusahaan yang baik dan transparan.
Saimima menyampaikan, apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas dukungan serta kritik dan saran yang membangun.
“Prestasi masuk 5 besar BUMD Air Minum tersehat di Maluku ini adalah hasil kerja keras bersama. Kami akan terus berupaya meminimalisir tingkat kebocoran, meningkatkan kapasitas produksi, dan yang paling utama, memberikan layanan air bersih yang berkualitas dan merata bagi seluruh warga kota,” ujar Plt. Perumdam Tirta Yapono.
Dirinya juga mengharapkan, dukungannya Pemkot Ambon dalam men-support upaya Perumdam Tirta Yapono dalam mempertahankan dan meningkatkan kinerja ini, demi terwujudnya ketersediaan air minum yang memadai dan sehat bagi masyarakat.
Selain itu staf ahli bidang politik, hukum dan aparatur, Fenly Masawoy yang mewakili Walikota Ambon menambahkan atas nama Pemerintah Kota Ambon, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian ini.
“Tentunya atas nama Pemerintah Kota Ambon kami sangat mengapresiasi penghargaan yang diberikan kepada pemerintah kota Ambon khususnya juga dalam hal ini Perumda Tirta Yapono… dan yang menjadi penting bahwa di sini bahwa Perumda Tirta Yapono di bawah kepemimpinan ini mencetak laba,” ujar Masawoy.
Keberhasilan ini, diharapkannya menjadi motivasi bagi Perumda untuk terus meningkatkan kinerja. Pemerintah Kota Ambon menempatkan air bersih sebagai Program Prioritas Pertama dari 17 program prioritas.
Target besar ke depan adalah memperluas jangkauan layanan air bersih, terutama di daerah-daerah perbukitan.
“Di tahun 2025 ini kita akan melakukan peningkatan jaringan kepada kurang lebih 5 titik yang telah kita siapkan ditambah dengan bersama dengan Dinas PU kita menambah satu titik lagi. Program peningkatan jaringan di tahun 2025 ini dapat menjangkau paling tidak 500-1000 Kepala Keluarga baru dengan akses air bersih,” harapnya Masawoy. (M13E)




Average Rating