Ambon, Malukuexpose.com – Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) sukses menggelar babak final turnamen sepak bola Liga Kampung U-17 memperebutkan Soekarno Cup 2026 Zona Pulau Ambon, Senin (25/05/26).
Pertandingan puncak yang mempertemukan tim-tim terbaik ini sengaja dipusatkan di Lapangan Mandala, Ambon, agar dapat disaksikan secara bebas oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dalam sambutan penutupnya, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku, Benhur G. Watubun, menegaskan bahwa esensi dari turnamen ini melampaui sekat-sekat politik.
PDI Perjuangan hadir sebagai fasilitator untuk menjaring potensi lokal yang selama ini tersembunyi di tingkat rukun tetangga (RT) hingga kampung-kampung.
”Mari kita tidak bicara politik saja, tapi kita bicara olahraga untuk mempersatukan seluruh rakyat dan masyarakat,” ujar Benhur di hadapan para undangan, termasuk Ketua DPRD Kota Ambon, Asosiasi PSSI Kota Ambon, serta jajaran fungsionaris DPD dan DPC PDI Perjuangan.
Turnamen yang berlangsung sejak 16 Mei hingga 25 Mei 2026 ini berjalan dengan tensi tinggi namun tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Ketua DPRD Provinsi Maluku juga mengapresiasi langkah tegas Komite Disiplin yang sempat menggugurkan tiga kesebelasan selama kompetisi.
Menurutnya, keputusan tersebut adalah bukti netralitas partai demi melahirkan tim yang benar-benar berkualitas.
”Itu pilihan PDI Perjuangan untuk menempati posisi yang netral dan independen terhadap proses seleksi ini. Sedemikian rupa, lahirlah tim sepak bola yang betul-betul lahir karena kita semua menjunjung tinggi proses penyaluran minat dan bakat,” tegasnya.
Dari hasil pemantauan tim seleksi khusus yang dibentuk partai, sejumlah pemain berbakat telah dipilih untuk disatukan dalam satu tim representatif.
Mereka akan digembleng sebagai “Banteng Maluku” untuk mewakili Provinsi Maluku dan Maluku Utara di tingkat nasional yang aakna berlaga di tingkat nasional untuk memperebutkan Soekarno Cup Nasional yang akan diselenggarakan di Jawa Timur.
lanjutnya, bakat-bakat muda ini nantinya diserahkan kepada Pemerintah Kota Ambon dan Pemerintah Provinsi Maluku untuk dikawal bersama agar bisa menembus liga-liga nasional di masa depan.
Dan kesiapan yang sama akan terus dimatangkan untuk turnamen serupa pada tahun 2027.
Setelah sukses menyelesaikan zona Pulau Ambon, PDI Perjuangan se-Maluku akan melanjutkan rangkaian turnamen ini ke wilayah Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, hingga puncaknya di Maluku Tengah.
”Pada tanggal 1 Juni, bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, kita akan menutup Liga Kampung di Maluku Tengah yang dilaksanakan di Kota Masohi,” tambah Benhur.
Menutup arahannya, Benhur menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kota Ambon, pihak keamanan (TNI/Polri), panitia penyelenggara, serta seluruh suporter yang telah mendukung jalannya acara dengan aman, adil, dan damai.
Dirinya berharap, lewat momentum ini, gairah pembinaan usia dini terus digalakkan, termasuk menyambut turnamen Piala Wali Kota yang akan datang. (M13E)


Average Rating