Jakarta, Malukuexpose.com – Gedung Merah Putih KPK menjadi saksi bisu penegasan komitmen integritas dari Kota Ambon.
Ketua DPRD Kota Ambon, Mourits Tamaela, menegaskan bahwa transparansi anggaran bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan benteng utama dalam melawan praktik korupsi di lingkungan pemerintah daerah.
Pernyataan lugas ini disampaikan Tamaela di hadapan jajaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Rapat Koordinasi Pemantauan dan Evaluasi Upaya Pencegahan Korupsi yang digelar di Jakarta Selatan, Rabu (29/04/26).
Lanjutnya, bagi DPRD Kota Ambon, momentum ini menjadi titik balik untuk melakukan pembenahan internal secara menyeluruh.
Dirinya juga mengapresiasi, peran KPK yang selama ini konsisten memberikan bimbingan dan pendampingan bagi legislatif maupun eksekutif di Kota Ambon.
Menurutnya, kehadiran KPK sangat krusial dalam mempertajam naluri integritas para penyelenggara negara.
“Kami bersyukur atas perhatian dan pendampingan yang diberikan KPK. Ini adalah ruang berharga bagi kami untuk mengevaluasi diri dan melakukan perbaikan nyata ke arah yang lebih baik,” ungkap Tamaela.
Ketua DPD Partai Nasdem menambahkan, bahwa DPRD akan menggunakan ruang diskusi dengan KPK sebagai wadah konsultasi teknis, khususnya dalam menyempurnakan fungsi pengawasan dan proses penyusunan anggaran daerah agar lebih akuntabel.
Selain soal anggaran, Tamaela juga menyoroti implementasi Delapan Area Perubahan dalam reformasi birokrasi.
Diapun menilai, fondasi pemerintahan yang bersih hanya bisa tegak jika birokrasi berfokus sepenuhnya pada pelayanan masyarakat, bukan kepentingan pribadi atau kelompok.
”Delapan area perubahan ini adalah kesepakatan bersama yang harus dijalankan secara konsisten. Ini bukan sekadar teori, tapi pilar untuk menciptakan pemerintahan yang melayani dan transparan,” tegasnya.
Kerja sama segitiga antara DPRD, Pemerintah Kota, dan KPK disebut sebagai kunci sukses pembangunan daerah yang sehat.
Melalui koordinasi yang intensif ini, diharapkan tercipta kesepahaman yang kuat untuk menutup celah-celah korupsi sekecil apa pun di wilayah Kota Ambon.
”Pertemuan strategis ini, diharapkan menjadi motor penggerak bagi seluruh elemen di Kota Ambon untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang tidak hanya bersih di atas kertas, tetapi juga berintegritas dalam tindakan, ” Tutupnya Tamaela (M13E)


Average Rating