KKT, Malukuexpose.com – Setelah melalui operasi pencarian intensif selama beberapa hari, tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Imam Kalean (64), warga Desa Karatat, Kecamatan Wuarlabobar, yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat cuaca ekstrem. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di pesisir perkebunan Taptabil, Desa Watmasa, Kamis (12/02/26).
Penemuan ini menjadi titik akhir dari operasi pencarian yang melibatkan berbagai instansi dan masyarakat lokal.
Jenazah pertama kali ditemukan oleh dua warga setempat, Necu Masela (53) dan Oscar Masela (21), saat mereka hendak menuju kebun pada pukul 09.00 WIT.
Posisi jenazah berada di area perkebunan yang berbatasan langsung dengan garis pantai.
Mendapat laporan dari warga, Tim SAR Gabungan yang dipimpin oleh Kasat Polair Polres Kepulauan Tanimbar, Ipda Simon Nusmese, S.H., langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
”Kami menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga almarhum. Sinergi antara masyarakat dan Tim SAR Gabungan menjadi kunci keberhasilan pencarian ini,” ujar Ipda Simon mewakili Kapolres Kepulauan Tanimbar.
Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diduga kuat terseret arus laut yang cukup kuat akibat cuaca buruk hingga akhirnya terdampar di daratan.
Setelah dievakuasi secara humanis, jenazah dibawa ke Balai Desa Watmasa sebelum diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga yang tiba dari Desa Karatat pada pukul 10.45 WIT.
Kapolres Kepulauan Tanimbar menekankan, bahwa tuntasnya operasi ini merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi dan memberikan kepastian kepada warga yang tertimpa musibah.
“Operasi SAR ini resmi ditutup dengan diserahkannya jenazah kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman, ” Tutupnya. (M13E)


Average Rating