Ambon, Malukuexpose.com – Sebuah tempat usaha penimbangan besi tua milik Mas Yanti yang berlokasi di Jl. Arbes, Ahuru, RT 004/RW 016, Kota Ambon, ludes dilahap si jago merah pada Sabtu (06/06/26) sore.
Insiden ini diduga kuat dipicu oleh aktivitas anak pemilik usaha yang bermain korek api di area tersebut.
Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa kebakaran terjadi saat para pekerja sedang melaksanakan ibadah salat Asar.Api dengan cepat membesar dan merembet ke material yang ada di lokasi kejadian.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon menerima laporan perdana dari anggota Damkar Platon A sekitar pukul 16.25 WIT.
Menanggapi laporan tersebut, petugas bergerak cepat. Hanya dalam waktu 6 menit (response time), personel pemadam kebakaran sudah tiba di lokasi kejadian pada pukul 16.31 WIT untuk melakukan lokalisir dan pemadaman api.
Untuk menjinakkan kobaran api, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ambon mengerahkan kekuatan penuh dari beberapa pos yakni pos mako dengan 3 unit mobil pemadam dengan kekuatan 15 personel, Pos Passo: 1 unit mobil pemadam dengan kekuatan 8 personel dan Pos Hative Besar: 1 unit mobil pemadam dengan kekuatan 8 personel.
Operasi pemadaman ini dikomandoi oleh personel dari Platon B, yang turut dibantu oleh rekan-rekan petugas dari Platon A dan Platon C.
Setelah berjibaku dengan api selama kurang lebih enam jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya secara total pada pukul 22.45 WIT.
Meski seluruh bangunan dan material besi tua hangus terbakar, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Namun, kerugian materiil berupa barang-barang berharga dan uang tunai yang ikut terbakar diperkirakan mencapai Rp 50 juta hingga Rp 70 juta.
Terkait musibah ini, masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama dalam mengawasi aktivitas anak-anak yang menggunakan pemantik atau korek api di area rawan. (M13E)


Average Rating