Ambon, Malukuexpose.com – Bursa calon Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon kini tidak lagi sekadar soal administrasi, melainkan adu gagasan besar.
Apries Gaspersz resmi menyodorkan diri dalam kompetisi “panglima ASN” tersebut dengan membawa sebuah filosofi kepemimpinan yang provokatif: “Memperkecil Hujan dan Memperbesar Payung.”
Kalimat puitis namun sarat makna ini menjadi alasan utama Gaspersz maju di tengah dinamika Kota Ambon yang kompleks.
Dirinya memandang, birokrasi harus bertransformasi menjadi pelindung, bukan justru menjadi beban bagi kemajuan kota.
Bagi Kadis LHP Ambon, Ambon tidak boleh lagi hanya menjadi penonton kesuksesan kota-kota besar lain di Indonesia.
Dirinya memandang, kursi Sekkot sebagai mesin penggerak utama untuk membawa Ambon “naik kelas”.
”Mengutamakan ini sehingga kota ini bisa lebih maju dan kemudian bisa setara dengan kota-kota lain yang ada di Indonesia,” tegasnya saat memberikan keterangan seusai mendaftar, Kamis (09/04/26).
Dalam kacamata Gaspersz, birokrasi yang kuat harus mampu meredam gangguan atau masalah (hujan) dan di saat yang sama memperkuat sistem perlindungan pelayanan publik (payung) agar masyarakat tetap aman dan sejahtera.
Sebagai seorang birokrat tulen, Gaspersz membuktikan keseriusannya lewat ketertiban administrasi. Ia memastikan seluruh instrumen kualifikasi mulai dari ijazah pendidikan terakhir, sertifikat Diklat Kepemimpinan (PIM), hingga rekam jejak pangkat telah terpenuhi secara paripurna.
”Itulah hal-hal penting yang harus dimasukkan secara lengkap. Kelengkapan ini adalah cermin kesiapan kita memimpin,” tambahnya. Baginya, ketelitian dalam berkas adalah langkah awal menuju ketelitian dalam mengelola anggaran dan kebijakan kota.
Meski muncul sebagai “Kuda Hitam” yang patut diwaspadai oleh kandidat petahana maupun nama besar lainnya, Gaspersz tetap menunjukkan kerendahan hati. Baginya, jabatan adalah amanah yang garis tangannya ditentukan oleh langit.
”Tinggal selanjutnya diserahkan ke Yang Maha Kuasa yang menentukan,” ucapnya dengan nada optimis namun berserah.
Kehadiran Apries Gaspersz dengan narasi yang segar dan tajam ini diprediksi akan mengubah konstelasi birokrasi di lingkup Pemerintah Kota Ambon.
Publik kini menanti, apakah panitia seleksi akan memilih sosok “eksekutor” yang berani memperbesar payung perlindungan bagi warga Ambon, atau tetap bertahan pada pola lama. (M13E)


Average Rating