Ambon, Malukuexpose.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengambil langkah strategis untuk mengoptimalkan aset daerah guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, mengumumkan bahwa kawasan Parkiran Apung yang terbengkalai kini akan difungsikan sebagai pusat aktivitas ekonomi baru bagi pedagang musiman dan pasar malam.
Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota saat melakukan tinjauan lapangan bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Kamis (21/05/26).
Selama ini, kontribusi Parkiran Apung terhadap kas daerah dinilai sangat minim, yakni hanya menghasilkan pemasukan sekitar Rp5 juta per bulan.
Dengan mengalihkan aktivitas perdagangan ke lokasi tersebut, Pemkot Ambon berkomitmen mengoptimalkan fungsi infrastruktur ini demi peningkatan PAD yang lebih signifikan.
Salah satu langkah awal yang diambil adalah menata para pedagang buah durian yang datang dari berbagai daerah, termasuk dari Pulau Seram. Seluruh pedagang durian yang sebelumnya memadati kawasan depan Mal Ambon City Center (MCM) kini dialihkan ke Parkiran Apung.
”Kita arahkan semua ke sini (Parkiran Apung) karena kebetulan sedang musim durian. Kita silakan mereka berjualan, tapi sifatnya sementara waktu dan catatannya tidak boleh permanen. Selesai musim durian, lokasi ini harus bersih lagi,” tegas Bodewin.
Selain pengalihan lokasi, Wali Kota juga memerintahkan pembersihan total mulai dari kawasan Pasar Lama hingga ke titik jualan yang baru.
Pemkot Ambon melarang keras penggunaan tenda darurat karena dinilai membuat wajah kota terlihat kotor dan jorok. Sebagai gantinya, para pedagang hanya diperbolehkan menggunakan payung portabel yang mudah dibongkar pasang.
Kebijakan penataan ini juga menyasar kawasan Terminal Mardika yang dimana aktivitas pasar malam yang selama ini beroperasi di dalam terminal akan ikut dikerahkan dan dipusatkan di Parkiran Apung.
Melalui kebijakan ini, Pemkot Ambon berharap dapat menyelesaikan dua masalah sekaligus menata estetika kota agar tidak semrawut, sekaligus menghidupkan aset daerah demi mengoptimalkan pendapatan kota. (M13E)


Average Rating